Rabu, 19 November 2014

Bahan Bakar Alternatif Masa Depan

 Bus Berbahan Bakar Feses

Majalahbalap-Bus pertama yang menggunakan tenaga berasal dari kotoran manusia (feses) di Inggris, Bio-Bus, telah mulai melakukan perjalanan pertamanya. Bus dengan 40 kursi itu telah mulai mengangkut penumpang dari Bandara Bristol ke Bath, sejauh 20 mil atau 32 kilometer.

Dilansir Daily Mail, Rabu 19 November, Bio-Bus menggunakan bahan bakar gas metana yang berasal dari pengolahan feses. Kotoran dari lima orang dapat diproduksi menjadi satu tanki gas, untuk menempuh perjalanan sejauh 190 mil atau 305 kilometer. 



Ilmuwan dari Universitas Anglia Timur mengklaim, keberhasilan yang dicapai dengan Bio-Bus, memperlihatkan bahwa feses akan segera bisa digunakan sebagai sumber tenaga masa depan.Para peneliti menemukan proses alami dalam bakteri yang ditemukan pada feses, dapat membantu meningkatkan baterai biologis. Energi alternatif dari feses itu, disebut dapat digunakan sebagai sumber tenaga untuk ponsel, tablet, dan laptop.

Pengolahan feses menjadi gas metana kini diproduksi pada pabrik Wessex Water, yang dikelola perusahaan energi GENeco. Direktur perusahaan, Mohammed Saddiq, mengatakan kendaraan bertenaga feses akan berperan penting meningkatkan kualitas udara di Inggris.

Siddiq mengungkap, di masa depan kotoran penumpang bus dapat langsung diolah sebagai sumber tenaga. "Bio-Bus sebenarnya bersumber pada energi dari orang-orang yang tinggal di wilayah setempat, termasuk dari para penumpang bus itu," katanya.

Ketua eksekutif organisasi sahabat lingkungan Anaerobic Digestion and Bioresources Association, Charlotte Morton, mengatakan Bio-Bus jelas memperlihatkan bahwa kotoran manusia dan sampah makanan adalah sumber energi alternatif yang berharga.

"Makanan yang tidak layak dikonsumsi manusia, harus dikumpulkan secara terpisah dan diolah menjadi gas. Tidak dibuang di tempat pembuangan sampah atau incenerator," kata Morton.

Pekan ini, GENeco juga tercatat sebagai perusahaan pertama yang mulai mendistribusikan gas dari pengolahan feses, langsung ke 8.300 rumah di Inggris. Pabrik mereka di Avonmouth, Bristol, juga mengolah 35.000 ton sampah makanan pertahun.

Melalui proses pengelolaan menggunakan bakteri anaerob, pabrik mereka dapat memproduksi 17 juta ton biometana setahun.
"Boleh juga tuh di praktekin di motor agan agan. selamat mencoba"

INI DIA DAFTAR 10 MOTOR SPORT TERMAHAL DI DUNIA

 10 MOTOR SPORT TERMAHAL DI DUNIA

1. Dodge Tomahawk 


Kecepatan: Top Speed: 676 Km/h
Jenis mesin: Viper V10 Engine
Harga: $600.000


2. ECOSSE Titanium Series RR 

Hanya diproduksi sebanyak 10 motor
Semua komponen memakai chasing titanium
Harga: $275.000


3. Macchia Nera Concept 

Jenis mesin: Ducati 998 RS Engine
Komponen yang digunakan: Titanium & Aluminium
Harga: $250.000


4. NCR M16 

Berat motor tanpa bahan bakar: 319 pound
Komponen bahan yang digunakan: ohlins suspension, ceramic matrix composite breakes
Harga: $232.500


5. AEM Carbon Fiber Hayabusa 

Pabrikan: Suzuki
Top Speed:300 Km/h
Harga: $200,000


6. MTT Turbine Superbike 

Jenis mesin: Rols Royce Allison 250 gas turbine engine
Harga: $185.000


7 MTT Turbine Streetfighter

Power: 320 horsepower yang dapat diupgrade menjadi 420 horsepower
Jenis mesin: V8-powered  Boss Hoss
Harga: $175.000


8. MV Agusta F4CC 

Produced Since 2007
by Itallian designer Cladio Castiglion
Harga: $135.000


9. NCR MH TT (Mike Hailwood) 

Diproduksi sebanyak 30 unit dalam rangka ulang tahun Mike Hailwood
Power: 130 horsepower
Berat: 11 pound
Harga: $130.000


10. Vyrus 987 C3 4V  

CC: 1.200cc
Berat: 350 pound
Mesin: 987 C3 4V (volumex)
Harga: $103.769

itulah tadi daftar motor-motor sport yg memiliki harga selangit,sebenernya masih ada bnyak lagi motor-motor sport yg punya harga selangit dan lebih keren. bagi agan agan yang berminat bisa segera hubungi dealer motor terdekat. :)

Senin, 17 November 2014

Dodge Tomahawk motor tercepat di dunia

Dodge Tomahawk




Inilah sepeda motor dengan konsep sepadan mobil. Dodge memang tidak main-main menciptakan motor semacam ini. Sayangnya motor ini hanya dikenal dengan 'automotive sculpture' yang hanya berguna untuk pajangan saja.
Tomahawk merupakan sebuah motor dengan kekuatan mobil, yang sengaja ditanamkan di dalam sebuah sepeda motor. Mesinnya menggunakan V10 superbike booster dengan kapasitas silinder 8,3 liter atau setara 505 cc. Apalagi disediakan dalam 10 silinder.

dodge

Jangan heran jika sepeda motor ini mampu dipacu hingga kecepatan 644 km/jam, hampir sama dengan kecepatan supercar. Untuk menjaga keseimbangan dalam berakselerasi, motor ini dikunci dengan 4 roda yang membuat tampilannya lebih sangar.
Sayangnya, sepeda motor jenis ini dilarang dijalankan di jalanan umum Amerika. Sehingga pemiliknya, Neiman Marcus hanya menggunakan motor ini untuk pajangan dan sesekali menungganginya.
kebayang gak gan ama kencengnya tuh motor.
 

Sabtu, 15 November 2014

Pesawat tempur F/A-18 Hornet vs F16 Fighting Falcon

Jet Tempur F-18 Super Hornet






F/A-18 Hornet buatan McDonnell Douglas (kini menyatu ke dalam Boeing) adalah pesawat tempur supersonik serbaguna yang dapat dioperasikan dari dan ke kapal induk di segala cuaca, dirancang untuk dapat bertempur di udara dan menyerang sasaran di darat (F/A adalah inisial untuk fighter (tempur) dan attack (serang)). F/A-18 adalah turunan dari YF-17 pada dasawarsa 1970-an untuk digunakan oleh Angkatan Laut dan Korps Marinir Amerika Serikat. Hornet juga digunakan oleh angkatan udara di beberapa negara. Pesawat ini telah menjadi pesawat peraga dirgantara bagi Skuadron Peraga Terbang Angkatan Laut Amerika Serikat, Blue Angels, sejak tahun 1986.
Hornet berperan sebagai pesawat tempur pengawal, pertahanan udara, perusak pertahanan udara musuh, larangan udara, pesawat serang antigerilya, dan pesawat intai. Keserbagunaan dan keandalannya telah membuktikannya menjadi aset bernilai pada sebuah kapal induk, meskipun ia dikritik karena kelemahannya dalam hal jelajah dan daya muat dibandingkan dengan yang dimiliki pesawat-pesawat mutakhir pendahulunya, seperti F-14 Tomcat dalam hal peran tempur dan serang-tempur, dan A-6 Intruder dan A-7 Corsair II dalam hal peran serang.[3]
F/A-18 Hornet menjadi dasar bagi pengembangan F/A-18E/F Super Hornet, yakni pesawat tempur rancang-ulang F/A-18 yang lebih besar dan evolusioner. Dibandingkan dengan Hornet, Super Hornet berukuran lebih besar, lebih berat, dan terdapat perbaikan dalam hal daya jelajah dan daya muatnya. F/A-18E/F mulanya diusulkan sebagai alternatif bagi pesawat tempur yang sama sekali baru untuk menggantikan pesawat serang yang masih bertugas seperti A-6. Varian yang lebih besar juga diarahkan untuk menggantikan F-14 Tomcat yang sudah hampir uzur, dengan demikian dapat saling berganti-tugas dengan Hornet di Angkatan Laut Amerika Serikat, dan bertugas pada rentang peran yang lebih luas meliputi pengisian bahan bakar di udara, dan anjungan pengacau kelistrikan (electronic jamming platform).

F-16 Fighting Falcon






F-16 Fighting Falcon adalah jet tempur multi-peran supersonik yang dikembangkan oleh General Dynamics (lalu di akuisisi oleh Lockheed Martin), di Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya dirancang sebagai pesawat tempur ringan, dan akhirnya berevolusi menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat populer. Kemampuan F-16 untuk bisa dipakai untuk segala macam misi inilah yang membuatnya sangat sukses di pasar ekspor, dan dipakai oleh 24 negara selain Amerika Serikat.[1] Pesawat ini sangat popular di mata international dan telah digunakan oleh 25 angkatan udara. F-16 merupakan proyek pesawat tempur Barat yang paling besar dan signifikan, dengan sekitar 4000 F-16 sudah di produksi sejak 1976. Pesawat ini sudah tidak diproduksi untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, tapi masih diproduksi untuk ekspor.
F-16 dikenal memiliki kemampuan tempur di udara yang sangat baik, dengan inovasi seperti tutup kokpit tanpa bingkai yang memperjelas penglihatan, gagang pengendali samping untuk memudahkan kontrol pada kecepatan tinggi, dan kursi kokpit yang dirancang untuk mengurangi efek g-force pada pilot. Pesawat ini juga merupakan pesawat tempur pertama yang dibuat untu menahan belokan pada percepatan 9g.
Pada tahun 1993, General Dynamics menjual bisnis produksi pesawat mereka kepada Lockheed Corporation, yang kemudian menjadi bagian dari Lockheed Martin setelah merger dengan Martin Marietta pada tahun 1995.