Selasa, 21 Maret 2017

Teori Hierarki Abraham Maslow

BAB I
PENDAHULUAN

     A.  LATAR BELAKANG
Manusia dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya selalu berusaha mencari yang terbaik. Sebagai makhluk sosial, dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya tadi manusia selalu memerlukan pihak lain. Seseorang manusai tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Kebutuhan manusia sendiri jika ditinjau dari segi tingkatan kepentingannya dibagi menjadi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. [2]Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sangat penting bagi orang yang bersangkutan sehingga baginya kebutuhan ini haruslah dipenuhi paling dulu dan paling utama. Dahulu kebutuhan primer hanya mencakup sandang, pangan, dan papan. Namun dewasa ini karena kehidupan yang semakin kompleks maka ditambahkan pula sebagai kebutuhan primer yaitu kebutuhan akan kesehatan, pendidikan, hiburan dan lain-lain.
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupuan psikologis, yang tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow[3] dalam teori Hirarki. Kebutuhan menyatakan bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri (Potter dan Patricia, 1997). Dalam mengaplikasikan kebutuhan dasar manusia (KDM) yang dapat digunakan untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pada saat memberikan perawatan. Beberapa kebutuhan manusia tertentu lebih mendasar daripada kebutuhan lainnya. Oleh karana itu beberapa kebutuhan harus dipenuhi sebelum kebutuhan lainnya. Kebutuhan dasar manusia seperti makan ,air, keamanan dan cinta merupakan hal yang penting bagi manusia. Dalam mengaplikasikan kebutuhan dasar manusia tersebut dapat digunakan untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia dalam mengaplikasikan ilmu keperawatan di dunia kesehatan. walaupun setiap orang mempunyai sifat tambahan, kebutuhan yang unik, setiap orang mempunyai kebutuhan dasar manusia yang sama. Besarnya kebutuhan dasar yang terpenuhi menentukan tingkat kesehatan dan posisi pada rentang sehat-sakit.
Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan  perawat untuk memahami hunbungan antara kebutuhan dasar manusia pada saat memberikan perawatan. Menurut teori ini,  beberapa kebutuhan manusia tertentu lebih dari pada kebutuhan lainnya; oleh karena itu, beberapa kebutuhan harus dipenuhi sebelum kebutuhan yang lain. Misalnya, orang yang lapar akan lebih mencari makanan daripada melakukan aktivitas untuk meningkatkan harga diri.

B.  RUMUSAN MASALAH
1.     Apakah pengertian KDM (Kebutuhan Dasar Manusia) ?
2.     Apakah hal-hal yang mendasari pemahaman tentang KDM ?
3.     Apakah KDM menurut Abraham Maslow ?

C.   TUJUAN
1.     Mengetahui pengertian KDM
2.     Mengetahui hal-hal yang mendasari  pemahaman tentang KDM
3.     Mengetahui KDM menurut Abraham Maslow.











BAB II
PEMBAHASAN

A.  PENGERTIAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
Kebutuhan dasar manusia adalah hal-hal seperti makanan, air, keamanan dan cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan. Hierarki kebutuhan manusia menurut Maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan perawat untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pada saat memberikan perawatan.
Hierarki kebutuhan manusia mengatur kebutuhan dasar dalam lima tingkatan prioritas. Tingkatan yang paling dasar, atau yang pertama meliputi kebutuhan fisiologis seperti: udara, air dan makanan. Tingkatan yang kedua meliputi kebutuhan keselamatan dan keamanan, yang melibatkan keamanan fisik dan psikologis. Tingkatan yang ketiga mencakup kebutuhan cinta dan rasa memiliki, termasuk persahabatan, hubungan sosial dan cinta seksual. Tingkatan yang keempat meliputi kebutuhan rasa berharga dan harga diri, yang melibatkan percaya diri, merasa berguna, penerimaan dan kepuasan diri. Tingkatan yang terakhir adalah kebutuhan aktualisasi diri.
Menurut teori Maslow seseorang yang seluruh kebutuhannya terpenuhi merupakan orang  yang sehat, dan sesorang dengan satu atau lebih kebutuhan yang tidak terpenuhi merupakan orang yang berisiko untuk sakit atau mungkin tidak sehat pada satu atau lebih dimensi manusia.

B.   HAL-HAL YANG MENDASARI PEMAHAMAN KDM
Manusia sebagai bagian integral yang berintegrasi satu sama lainnya dalam motivasinya memenuhi kebutuhan dasar (fisiologis, keamanan,kasih sayang, harga diri dan aktualisasi diri). Setiap kebutuhan manusia merupakan suatu tegangan integral sebagai akibat dari perubahan dari setiap komponen system. Tekanan tersebut dimanifestasikan dalam perilakunya untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan sampai terpenuhinya tingkat kepuasan klien.
Dasar kebutuhan manusia adalah terpenuhinya tingkat kepuasan agar manusia bisa mempertahankan hidupnya. Peran  yang utama adalah memenuhi kebutuhan dasar manusia dan tercapainya suatu kepuasan bagi diri sendiri serta kliennya, meskipun dalam kenyataannya dapat memenuhi salah satu dari kebutuhan membawa dampak terhadap perubahan system dalam individu (biologis, intelektual, emosional, social, spiritual, ekonomi, lingkungan, patologi dan psikopatologi).

C.   KEBUTUHAN DASAR MANUSIA MENURUT ABRAHAM MASLOW
Dalam tingkah laku manusia, Maslow memiliki asumsi dasar, bahwa tingkah laku manusia dapat ditelaah melalui kecenderungannya dalam memenuhi kebutuhan hidup, sehingga bermakna dan terpuaskan. Untuk itu Maslow menempatkan motivasi dasar manusia sebagai sentral teorinya.
Manusia memiliki sifat dasar yang tidak akan pernah sepenuhnya merasa puas, karena kepuasan bagi manusia bersifat sementara. Ketika suatu kebutuhan terpuaskan maka akan muncul kebutuhan lain yang lebih tinggi nilainya, yang menuntut untuk dipuaskan, begitu pula seterusnya.[4]
Maslow memiliki konsep fundamental unil dari teorinya, yaitu :
Manusia dimotivasikan oleh sejumlah kebutuhan dasar yang bersifat sama untuk seluruh spesies, tidak berubah, dan berasal dari sumber genetis atau naluriah.
Kebutuhan-kebutuhan itu juga bersifat psikologis, bukan semata-mata fisiologis. Kebutuhan-kebutuhan itu merupakan inti kodrat manusia, hanya saja mereka itu lemah, mudah diselewengkan dan dikuasai proses belajar, kebiasaan atau tradisi yang keliru.[5] Kebutuhan dasar tersebut tersusun secara hierarki dalam strata yang bersifat relatif, yaitu:
1.     Kebutuhan-kebutuhan fisiologis (Fa’ali/Phsyologic Needs)
2.     Kebutuhan akan rasa aman dan keselamatan ( Safety & Security Needs)
3.     Kebutuhan akan rasa cinta dan memiliki ( Love and Belonging Needs)
4.     Kebutuhan akan penghargaan (Esteen Need)
5.     Kebutuhan akan aktualisasi diri ( Self Actualization Need)
Kebutuhan-kebutuhan ini senantiasa muncul, meskipun dimungkinkan tidak secara berurutan, Dalam pengertian, bahwa kebutuhan yang paling dasar akan muncul terlebih dahulu dan mendesak untuk dipenuhi, dan jika kebutuhan ini sudah terpenuhi akan muncul kebutuhan berikutnya yang juga menuntut untuk dipenuhi. Namun dimungkinkan ada sebagian kecil orang yang kebutuhan dasarnya berbeda struktur hierarkinya disbanding dengan yang lain. Misalnya orang yang memiliki keyakinan tertentu akan memilih kelaparan dari pada harus menghilangkan keyakinannya. [6] Seperti kisah Amar bin Yasir yang lebih memilih disiksa oleh kafir Qurais daripada berpindah keyakinan, karena dia tidak butuh menyembah berhala.
Suatu hal yang perlu ditegaskan di sini adalah, bahwa pemenuhan-pemenuhan kebutuhan dasar tersebut tidak hanya bersifat material, namun lebih dari itu adalah bersifat spiritual. Dengan kata lain, orang yang memiliki kesehatan mental yang prima akan mudah terpuaskan dari kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut. Karena kebutuhan dasar pada dasarnyua adalah dimotivasi oleh motif kemunduran (deficiency motivation). Sementara orang yang sehat secara mental lebih dimotivasi oleh motif perkembangan (growth motivation). Seorang  yang mengalami penyakit mental akan sulit merasa puas dari kebutuhan dasar, bahkan akan senantiasa merasa kurang.[7]
1.     Kebutuhan-kebutuhan fisiologis (Fa’ali/Phsyologic Needs)
Pada saat ini kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan yan paling kuat dan mendasar diantara yang lain. Dalam hal ini seseorang sangat membutuhkan oksigen untuk bernapas, air untuk diminum, makanan, papan, sandang, buang hajat kecil maupun besar, seks, dan fasilitas-fasilitas yang dapat berguna untuk kelangsungan hidupnya, ini merupakan contoh kebutuhan fisiologis.
Kebutuhan-kebutuhan ini sifatnya sangat mendesak dan tidak akan menginginkan kebutuhan lain sebelum kebutuhan dasar ini terpenuhi. Misalnya seseorang yang sedang haus atau lapar, tidak akan membutuhkan motivasi lain sebelum rasa haus dan laparnya hilang. Motivasi untuk mendapatkan kebutuhan ini sangatlah kuat sehingga mendorong individu melakukan kejahatan hanya untuk memenuhi kebutuhan ini.
Maslow meyakini bahwa kebutuhan ini adalah jalan pertama yang nantinya, bila terpenuhi akan membawa manusia menuju kebutuhan akan rasa aman.[8]
2.     Kebutuhan akan rasa aman dan keselamatan ( Safety & Security Needs)
Sebenarnya tidak bisa dipungkiri, pada awalnya mayoritas dari aktivitas kehidupan manusia ini adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik ini. Segera setelah kebutuhan dasar terpenuhi, orang mulai ‘cari-cari’. Kebutuhan level kedua, yakni kebutuhan akan rasa aman dan kepastian (safety and security needs) muncul dan memainkan peranan dalam bentuk mencari tempat perlindungan, membangun privacy individual (kebebasan individu), mengusahakan keterjaminan finansial melalui asuransi atau dana pensiun, dan sebagainya.
3.     Kebutuhan akan rasa cinta dan memiliki ( Love and Belonging Needs)
Ketika kebutuhan fisik akan makan, papan, sandang berikut kebutuhan keamanan telah terpenuhi, maka seseorang beralih ke kebutuhan berikutnya yakni kebutuhan untuk dicintai dan disayangi (love and belonging needs). Dalam hal ini seseorang mencari dan menginginkan sebuah persahabatan, menjadi bagian dari sebuah kelompok, dan yang lebih bersifat pribadi seperti mencari kekasih atau memiliki anak, itu adalah pengaruh dari munculnya kebutuhan ini setelah kebutuhan dasar dan rasa aman terpenuhi
4.     Kebutuhan akan penghargaan (Esteen Need)
Level keempat dalam hirarki adalah kebutuhan akan penghargaan atau pengakuan (esteem needs). Maslow membagi level ini lebih lanjut menjadi dua tipe, yakni tipe bawah dan tipe atas. Tipe bawah meliputi kebutuhan akan penghargaan dari orang lain, status, perhatian, reputasi, kebanggaan diri, dan kemashyuran. Tipe atas terdiri atas penghargaan oleh diri sendiri, kebebasan, kecakapan, keterampilan, dan kemampuan khusus (spesialisasi). Apa yang membedakan kedua tipe adalah sumber dari rasa harga diri yang diperoleh. Pada self esteem tipe bawah, rasa harga diri dan pengakuan diberikan oleh orang lain. Akibatnya rasa harga diri hanya muncul selama orang lain mengatakan demikian, dan hilang saat orang mengabaikannya.
Situasi tersebut tidak akan terjadi pada self esteem tipe atas. Pada tingkat ini perasaan berharga diperoleh secara mandiri dan tidak tergantung kepada penilaian orang lain. Dengan lain kata, sekali anda bisa menghargai diri anda sendiri sebagai apa adanya, anda akan tetap berdiri tegak, madheg pandhito, bahkan ketika orang lain mencampakkan anda!

5.     Kebutuhan akan aktualisasi diri ( Self Actualization Need)
Ketika kebutuhan akan penghargaan ini telah terpenuhi, maka kebutuhan lainya yang sekarang menduduki tingkat teratas adalah aktualisasi diri. Inilah puncak sekaligus fokus perhatian Maslow dalam mengamati hirarki kebutuhan. Terdapat beberapa istilah untuk menggambarkan level ini, antara lain growth motivation, being needs, dan self actualization.
Maslow melakukan sebuah studi kualitatif dengan metode analisis biografi guna mendapat gambaran jelas mengenai aktualisasi diri. Dia menganalisis riwayat hidup, karya, dan tulisan sejumlah orang yang dipandangnya telah memenuhi kriteria sebagai pribadi yang beraktualisasi diri. Termasuk dalam daftar ini adalah Albert Einstein, Abraham Lincoln, William James, dam Eleanor Roosevelt.[9]
Hasil Penelitian tentang orang-orang yang mengaktualisasikan diri menyangkal  teori Freudian yang menyatakan bahwa ketidaksadaran manusia semata-mata buruk, jahat, sinting atau berbahaya. Pada orang-orang yang mengaktualisasikan diri, jiwa bahwa sadar itu bersifat kreatif, penuh kasih saying, positif dan sehat.[10]









BAB III

PENUTUP


A.  KESIMPULAN
Kebutuhan dasar manusia adalah hal-hal seperti makanan, air, keamanan dan cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan. Hierarki kebutuhan manusia menurut Maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia.
Manusia sebagai bagian integral yang berintegrasi satu sama lainnya dalam motivasinya memenuhi kebutuhan dasar (fisiologis,keamanan,kasih sayang,harga diri dan aktualisasi diri). Setiap kebutuhan manusia merupakan suatu tegangan integral sebagai akibat dari perubahan dari setiap komponen sistem. Tekanan tersebut dimanifestasikan dalam perilakunya untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan sampai terpenuhinya tingkat kepuasan klien.
Manusia dan kebutuhannya senantiasa berubah dan berkembang. Jika seseorang sudah bisa memenuhi salah satu kebutuhannya, dia akan merasa puas dan akan menikmati kesejahteraan serta bebas untuk berkembang menuju potensi kebutuhan yang lebih besar. Sebaliknya, jika proses pemenuhan kebutuhan itu terganggu, akan timbul suatu kondisi patologis.


B.   SARAN
Mempelajari tentang kebutuhan dasar manusia sangat penting untuk diterapkan dalam praktik keperawatan. Sebagai perawat, kita harus mengetahui kebutuhan dasar dari pasien, karena ini merupakan hal yang mendasar yang harus dipenuhi. Kita juga seharusnya bisa memprioritas kebutuhan yang mana harus dipenuhi terlebih dahulu disamping kebutuhan kebutuhan dasar lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Nasrul, Erdy. (2000).  Pengalaman Puncak Abraham Maslow. Ponorogo: Center for Islamic and Occidental Studies CIOS-ISID Gontor.
G. Goble, Frank.  (1992). Mazhab Ketiga: Psikologi Humanistik Abraham Maslow, terj The Third Force, The Psycology of Abraham Maslow oleh Drs. A. Supratiknya. Yogyakarta: kanisius.
Muhammad, Hasyim. (2002). Dialog antara Tasawuf dan Psikologi.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Purbacaraka, Purnadi dan A. Ridwan Halim. (1982).  Hak Milik Keadilan dan Kemakmuran, Suatu Tinjauan Falsafah Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia.


Senin, 20 Maret 2017

Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi


Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, sistem informasi istilah yang sering digunakan untuk merujuk pada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya untuk penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi dalam mendukung proses bisnis.

12 Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli

1. Menurut Mc Leod
Sistem informasi adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.
2. Menurut Tata Sutabri, Kom., MM
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.
3. Menurut Erwan Arbie
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan dan dukungan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu memfasilitasi penyediaan laporan yang diperlukan.
4. Menurut Tafri D. Muhyuzir
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, diklasifikasikan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi entitas terkait tunggal dan mendukung satu sama lain sehingga menjadi informasi berharga bagi mereka yang menerimanya.
5. Menurut O’Brien
Sistem informasi adalah kombinasi dari setiap unit dikelola orang (orang), hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), jaringan komputer dan jaringan komunikasi data (komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi tentang yang bentuk organisasi.
6. Menurut Leitch Rosses
Sistem informasi express adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung kegiatan operasi, manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. 
7. Menurut Lani Sidharta
Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang berisi serangkaian terpadu komponen – komponen dan manual bagian – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, mengolah data, dan menghasilkan informasi bagi pengguna.
8. Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, kegiatan manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
9. Menurut Gordon B. Davis (1991: 91)
Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima input data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.
10. Menurut John F. Nash (1995: 8)
Sistem informasi adalah Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.
11. Menurut Kertahadi (2007)
Sistem informasi adalah alat untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dalam perencanaan, memulai, pengorganisasian, operasional sebuah perusahaan yang melayani sinergi organisasi dalam proses mengendalikan pengambilan keputusan.
12. Menurut Rommey (1997: 16)
Sistem informasi yang diselenggarakan cara untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan terorganisir cara untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi dengan cara yang suatu organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Fungsi Sistem Informasi

  • Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
  • Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
  • Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
  • Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
  • Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
  • Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
  • Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.


Sistem informasi manajemen
Adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatustrategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.

Pengertian Menurut Para Ahli


·         Bodnar dan Hopwood ; buku Accounting Information System : Kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang berguna.
·         Turban, McLean, dan Waterbe ; buku Information Technology for Management Making Connection for Strategies Advantages : Sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisa, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
·         L. James Havery ; Sistem merupakan prosedur logis dan rasional guna melakukan atau merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain.
·         Ludwig Von Bartalanfy ; Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi di antara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.
·         O’brien ; Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.
·         Azhar Susanto ; Sistem adalah kumpulan/group dari sub sistem/bagian/komponen apapun baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekeaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.



Contoh – Contoh System Informasi

1. Sistem layanan/informasi akademis yang memungkinkan mahasiswa memperoleh data akademis dan mendaftar mata kuliah yang diambil pada tiap semester. Dengan adanya layanan sistem informasi ini, sangat memudahkan mahasiswa dalam setiap kepentingannya, ketika mengisi KRS kita tidak harus berangkat ke kampus hanya untuk mengisi KRS saja. Kita sudah bisa mengakses lewat internet sehingga bisa di akses dimana saja sekalipun kita sedang berada di luar kota. Semua informasi bisa kita dapatkan disini, mulai dari rekap nilai kita dalam setiap semester, kemudian pendaftaran-pendaftaran seperti KKN, wisuda, dll. 
2. Sistem pemesanan tiket secara online, misalnya pemesanan tiket kereta atau pesawat. Melalui sistem informasi ini kita tidak harus lagi cape antri di loket untuk membeli tiket, kita cukup buka internet kemudian melakukan transaksi untuk pembelian atau pemesanan tiket yang kita perlukan, sehingga menghemat waktu juga hemat tenaga dan meminimalisir kemungkinan kehabisan tiket.
3. Sistem SMS Banking dan Internet Banking, SMS Banking adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon Selular/handphonedengan menggunakan media SMS (short message service). SMS Banking merupakan layanan yang disediakan Bank menggunakan sarana SMS untuk melakukan transaksi keuangan dan permintaan informasi keuangan , misalnya cek saldo, mutasi rekening,pembayaran (kartu kredit), dan pembelian (pulsa isi ulang). Biasanya kita harus ke Bank atau ATM untuk meregistrasi sistem ini. Kemudian Internet Banking, yaitu transaksi keuangan yang dapat dilakukan hanya dengan komputer dengan memanfaatkan koneksi internet. Transaksi yang dapat dilakukan sama halnya dengan SMS Banking. Biasanya diSmartphone sudah tersedia aplikasi layanan tsb. 
4. Video Call, dengan sistem ini komunikasi kita dengan kerabat, teman, atau siapa saja menjadi lebih mudah baik itu yang di luar negeri sekalipun, kita dapat melakukan Video Call dengan menggunakan aplikasi seperti SKYPE, IM Messengger, Smartphone, dll dengan koneksi internet atau pulsa.









Rabu, 19 November 2014

Duel 3 Mobil Sport Tercepat Di Dunia

     
Koenigsegg VS Hennessey Venom GT VS Bugatti Veyron
  
Koenigsegg agera



Dalam pengembangan awal mobil ini dilengkapi dengan mesin V8 4.7 - liter dengan turbo tetap baling-baling kembar ,  tetapi diganti dengan twin- turbocharged V8 5.0 - liter untuk versi produksi dari mobil .
Mesin dan transmisi
Agera ini didukung oleh in - house dikembangkan 5.0 - liter mesin V8 twin - turbocharged yang menghasilkan 940 hp ( 701 kW ) pada 6900 rpm dan 1.100 N · m ( £ 810 · ft ) dari torsi pada 4000 rpm . Total berat mesin hanya 197 kg (434 lb) berkat intake manifold serat karbon dan aluminium konstruksi .  transmisi adalah kopling ganda 7-speed dengan paddle shifter . Ini adalah transmisi kopling ganda pertama yang memiliki fitur hanya satu poros input . Kopling kedua memperlambat poros input selama up pergeseran untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyinkronkan gigi berikutnya , yang menghasilkan waktu pergeseran lebih cepat . Terutama , transmisi beratnya hanya 81 kg (179 lb) . dinamis
    0-100 km / h ( 0-62 mph ) dalam 3,1 detik
    0-200 km / h ( 0-124 mph ) dalam 8,9 detik
Top speed untuk model produksi di atas adalah 273 mil / jam atau 436 km / jam
 


Hennessey Venom GT




Hennessey, pabrikan asal Amerika Serikat akhirnya mengukuhkan diri sebagai produsen mobil tercepat sejagat. Adalah Hennessey Venom GT akhirnya memecahkan rekor kecepatan mobil sejagat. Dalam uji di landasan pacu NASA di Florida.

Venom GT berhasil menembus kecepatan 270,49 mil per jam alias 434 km per jam. Kecepatan ini sedikit mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, mobil super Bugatti Veyron yang pernah menyentuh angka speedometer pada 269,86 mil per jam yang dicapai Bugatti pada 2010. angka ini mengalahkan kecepatan balap mobil manapin. Adu balap Formula 1, rata rata kecepatannya 'hanya' 200 mil per jam.

Sopir Venom GT, Brian Smith, awalnya berhasrat bisa melampaui Bugatti Veyron sekitar 5-10 mil per jam. Namun karena landasan di Florida hanya sepanjang 5,1 km maka dia tak bisa memacu lebih cepat lagi. Sedangkan Bugatti Veyron, saat meraih rekornya empat tahun lalu mealju di landasan Volkswagen Ehra, di Lessien Jerman dengan panjang 8,8 km.

Walau sudah meraih kecepatan tertinggi, namun Venom GT tak bisa langsung meraih gelar mobil tercepat versi Guinness Book of Record. Pasalnya, pencatat rekor dunia itu mensyaratkan pemecah rekor kecepatan harus melaju dua putaran/kali . Sedangkan Venom GT hanya melaju satu putaran.



Bugatti Veyron

Bugatti Veyron EB 16.4 adalah pertengahan bermesin supercar , dirancang dan dikembangkan oleh Volkswagen Group dan diproduksi di Molsheim , Prancis , oleh Bugatti Automobiles SAS
Versi asli memiliki kecepatan tertinggi 407,12 km / jam ( 252,97 mph ) . Itu bernama Mobil Dekade ( 2000-2009 ) oleh program televisi BBC Top Gear . Standar Bugatti Veyron juga memenangkan Top Gear Mobil Terbaik Driven Semua Tahun penghargaan pada tahun 2005 .
Arus versi Super Sport dari Veyron diakui oleh Guinness World Records sebagai yang tercepat jalan-hukum produksi mobil di dunia, dengan kecepatan tertinggi 431,072 km / jam ( 267,856 mph ) , dan roadster Veyron Grand Sport Vitesse versi roadster tercepat di dunia , mencapai kecepatan tertinggi rata-rata dari 408,84 km / jam ( 254,04 mph ) dalam uji coba pada tanggal 6 April 2013.
Kepala desainer Veyron adalah Hartmut Warkuss , dan eksterior dirancang oleh Jozef Kaban Volkswagen , dengan banyak pekerjaan rekayasa yang dilakukan di bawah bimbingan kepala rekayasa Wolfgang Schreiber

Pada awal April 2013, driving.co.uk (juga dikenal sebagai Sunday Times Driving) mulai melakukan investigasi menyusul klaim dari pembuat mobil AS Hennessey bahwa 928 kW nya (1,244 bhp) Hennessey Venom GT adalah mobil produksi tercepat di dunia baru, mengambil mahkota dari Guinness World Record-memegang Bugatti Veyron super Sport. Dengan kecepatan tercatat 427,6 km / h (265,7 mph) Hennessey adalah 3,4 km / jam (2.1 mph) lebih lambat dari Veyron tapi Hennessey diberhentikan catatan resmi Bugatti mengatakan bahwa Veyron Super Sport dibatasi 415 km / h (258 mph ) dalam bentuk produksi dan untuk itu untuk mencapai kecepatan tertinggi rekor dari 431,0 km / h (267,8 mph), mobil yang digunakan adalah dalam keadaan selaras tidak tersedia untuk pelanggan. Hennessey Venom GT mengatakan nya adalah jalan-siap dan dimodifikasi dan karena itu mobil produksi dalam arti istilah yang seksama.

Driving.co.uk meminta klarifikasi dari Guinness World Records, yang menyelidiki klaim ini dan menemukan bahwa modifikasi itu terhadap pedoman resmi dari catatan. Setelah menemukan ini, Guinness World Records voided catatan Super Sport dan mengumumkan "meninjau kategori ini dengan konsultan eksternal ahli untuk memastikan catatan kami cukup mencerminkan prestasi di bidang ini."

Setelah diperiksa lebih lanjut, Shelby Supercars, produsen dari Ultimate Aero TT, mengatakan bahwa mereka telah direklamasi catatan, namun Guinness dipulihkan catatan Super Sport setelah datang ke kesimpulan bahwa "perubahan ke speed limiter tidak mengubah desain dasar dari mobil atau mesinnya.